Sinergi Lintas Sektoral: Pemprov Jateng dan Perangkat Daerah Matangkan Strategi Pendampingan Desa Butuh Kidul
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama jajaran perangkat daerah terkait menggelar Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Pemetaan dan Assessment Desa Dampingan pada Selasa (20/1). Pertemuan strategis ini bertujuan untuk merumuskan langkah nyata dalam mempercepat pembangunan di Desa Butuh Kidul melalui program pendampingan yang lebih terukur. Fokus utama koordinasi ini adalah memastikan seluruh program yang dicanangkan tepat sasaran dan mampu menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat desa.
Dalam rapat tersebut, para pemangku kepentingan menekankan pentingnya optimalisasi potensi lokal sebagai mesin penggerak ekonomi desa. Salah satu poin krusial yang dibahas adalah penguatan kelembagaan Daya Tarik Wisata (DTW) agar lebih profesional dalam pengelolaan. Selain itu, pembekalan konsep Sapta Pesona bagi pengelola dan warga menjadi prioritas, guna menciptakan lingkungan wisata yang aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan penuh kenangan bagi para pengunjung.
Sinergi ini juga menggarisbawahi pentingnya keterlibatan aktif dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari Tim Penggerak PKK hingga lembaga-lembaga desa lainnya. Masyarakat tidak hanya diposisikan sebagai objek pembangunan, tetapi sebagai penggerak utama dalam memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kolaborasi yang inklusif ini diyakini menjadi kunci utama dalam menciptakan kemandirian desa yang kokoh dan berkelanjutan.
Melalui koordinasi lintas sektoral yang intensif ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap kesejahteraan warga Desa Butuh Kidul dapat meningkat secara signifikan. Implementasi dari hasil assessment ini diharapkan menjadi model keberhasilan pembangunan desa yang mampu mengintegrasikan potensi alam dengan kesiapan sumber daya manusia. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen besar dalam mewujudkan daerah yang lebih maju dan berdaya saing.
#KecamatanKalikajar #KalikajarGumebyar #DesDamButuhKidul #PemprovJateng #WonosoboHebat